"Selalu Mengingatmu"
Ku tahu, ku tak di hatimu
Tapi, izinkan aku untuk selalu mengingatmu
Ku tahu, ku bukan pilihan hatimu
Tapi, izinkan aku untuk selalu mengenangmu
Mengingat saat kali pertama kau datang
Mengingat saat kau tersenyum
Mengenang kala kau hancurkan hatiku
Mengenang kala kau pergi
Meninggalkan sejuta luka di hati
Biarkan pikiranku melayang terbang
Mengingat wajahmu dalam angan
Khayalan di setiap malam
Dingin, sepi nan mencekam
Biarkan jarum tajam nan runcing
Menggoreskan luka di kulitku
Mengukir dua huruf indah
Yang selalu buatku tersenyum
Di setiap malam kau selalu hadir
Meski hanya dalam mimpi
Mimpi pemacu spirit
Agar ku bangkit dari keterpurukan
Walau kau tak pernah tahu
Selama nyawa masih bersemayam
Di raga yang tegak berdiri
Selama itu pula ku akan mengingatmu
Selalu mengingatmu
Ketika janur kuning telah melengkung
Gaun pengantin hiasi ragamu
Kala kau tersenyum bahagia
Saat itulah ku akan berhenti
Dan menutup semua ingatan tentangmu
Ku tahu, kau tak butuh pengorbananku
Ku tahu, kau tak peduli semua itu
Semua itu hanya kemauanku
Agar ku tak lupa padamu
Walau tak sedetikpun kau ingat aku
Biarlah ku terima semua itu
(Keinginan
untuk tetap mengingat seseorang walaupun cinta bertepuk sebelah tangan.
Ini adalah puisi awal sebelum lahirnya puisi yang lain. Puisi yang
paling berkesan)
No comments:
Post a Comment