"Lelah Bermimpi"
Tiada satupun bintang berkedip
Melambaikan senyum kecilnya untukku
Tak, tiada pernah
Bukan rasa menyerah
Bukan terputus asa
Ataukah memang ada...
Melainkan hatiku telah membeku setengahnya
Jua mata yang mungkin membuta
Kematian sebagian rasa
Tiada kuasa merasa
Siapakah...
Di manakah..
Tak, mungkin selalu tetap tak..
Hanyalah sebatas ceritera penghibur lara
Ironi di atas ironi
Muak bersama benci
Lelah di dalam duka
Sedih membuat air mata
Sayap-sayap yang patah berhamburan
Bersama angin dingin yang terbawa hujan
Membelai jiwa yang meraung lantang
Akankah datang sang candra malam
Walau langit hitam penuh murka
Akankah datang kupu kecil nan indah
Hanyalah kelelawar berpesta ria
Semut merah takkan menjadi gajah
Walau berekor dan berkaki besar
Tiada yang mampu menyadari
Arti dari sebagian hidup yang nyata
Andai belalang melihat hati sang elang
Tak akan...
Nyata bukan mimpi melainkan tetaplah nyata
Walau hatinya memang penuh debu usang
Memuja mimpi pula membencinya
Khayalan bualan seakan abadi
Merasa lelah dalam kesunyian
No comments:
Post a Comment