Wednesday, April 6, 2016

Pevita Berbagi Rahasia Kulit Cantik Lebih Dari Cerah Merona

Cantik dan bertalenta, itulah yang nampak dari aktris PEVITA PEARCE. Wajah cantik cerah merona yang dimilikinya banyak membintangi film layar lebar dan berbagai iklan. Pemilik nama lengkapPevita Eileen Pearce ini telah membintangi deretan film terama sepertiDilema, Sanubari Jakarta, 5 cm, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan masih banyak yang lainnya. Melihatnya tampil selalu cantik di layar kaca, mau tahu rahasia kulit wajah cerah merona dari Pevita?

Pemain film Aach Aku Jatuh Cinta ini sempat bercerita  jika dulu  ia merasa kurang percaya diri. Pasalnya, Pevita memiliki pori-pori besar yang membuat wajah cerah merona-nya menjadi kurang maksimal. Saat berfoto selfie, ia lebih sering menjaga jarak agar pori-pori besarnya tidak terlihat.







Iklim tropis di Indonesia membuat pori-pori wajah perempuan Indonesia cenderung lebih besar. Hal ini membuat Pevita jadi kurang percaya diri saat berdekatan dengan orang lain. Namun, hal ini tidak lagi terjadi saatPevita menggunakan Garnier Sakura Whitening Serum Cream yang membuat kulitnya cerah merona yang tampak sempurna.

Menurut Pevita, Garnier Sakura White merupakan inovasi baru yang unik karena dilengkapi dengan teknologi serum cream. Ekstrak sakura serta  Pore Smoothing Serum membantu menghaluskan pori sehingga membuat kulit lebih cerah merona.
Pevita juga menjelaskan jika sebenarnya banyak perempuan Indonesia yang belum menyadari bahwa pori-pori merupakan akar masalah kulit yang menghambat mereka memiliki kulit mulus cerah merona. Kini Pevita jadi penuh  percaya diri  #ComeCloser dengan orang-orang di sekitarnya. Yuk buktikan sendiri!


source : kapanlagi.com

Suarez tak mau kencing berdiri. kenapa?

Penyerang Barcelona, LUIS SUAREZ mengungkap kebiasaan saat sedang berada di toilet. Pemain asal Uruguay tersebut mengaku selalu buang air kecil sambil duduk demi menjaga kebersihan.







Diketahui kebanyakan pria sekarang biasa buang air kecil sambil berdiri. Tapi itu tidak dilakukan oleh Suarez.

Berbicara kepada televisi Uruguay, Suarez mengungkapkan kalau dia sangat higienis. Eks bintang Liverpool itu tidak mau air seninya berceceran, oleh sebab itu dia memilih buang air kecil sambil duduk.

"Saat buang air kecil saya adalah orang yang bersih. Ini demi menjaga tetap higienis karena saya memiliki dua buah hati," kata SUAREZ.

"Saya tidak mau asal buang air kecil. Jadi saya melakukannya sambil duduk atau jongkok. Anak-anak bermain ke mana saja dan saya tidak mau mereka sakit," sambungnya dikutip The Sun.

SUAREZ diketahui memiliki dua anak bersama istrinya Sofia. Yang pertama bernama Benjamin (3 tahun), sedangkan yang kedua Delfina (2 tahun).
 
 
source : liputan6.com

SAIPUL JAMIL JADI TAHANAN, KORBAN MERASA PUAS???

SAIPUL JAMIL dipindahkan dari sel Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, ke Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, Senin (4/4/2016). Ipul, sapaan Saipul Jamil, resmi menjadi tahanan Kejaksaan dan akan segera disidangkan.







Mendengar kabar itu, korban Saipul Jamil, DS, mengaku senang dengan kinerja polisi. "Tanggapannya senang, karena sesuai dengan harapan klien kami, tetap dikawal sampai pengadilan," ucap Osner Sianipar, kuasa hukum DS, saat dihubungi melalui telepon, Selasa (5/4/2016).

Lebih lanjut Osner menjelaskan bahwa DS sudah siap membuktikan kebejatan yang dilakukan SAIPUL JAMIL terhadap dirinya. Sidang pun akan berjalan tertutup.
"Karena kategori di bawah umur sidangnya tertutup. Sebetulnya siap tidak siap DS harus hadir, untuk membuktikan apa yang dirasakan olehnya. Dia juga harus menceritakan yang dialaminya di muka persidangan. Kalau tidak sampai, bisa kalah nanti kami," tutur Osner.
Tim kuasa hukum SAIPUL JAMIL kembali mengajukan penangguhan penahanan untuk kliennya melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara. Namun lagi-lagi penangguhan penahanan tersebut ditolak.

source : kapanlagi.com

Puisi "Ajari Aku Cara Mencintaimu"

"Ajari Aku Cara Mencintaimu"




Segelintir goresan tinta

Akan menghiasi kenangan

Terungkap oleh butiran kata

Terpendam rasa di dalam hati

Tataplah dan mengerti perlahan



Waktu-waktu yang telah tertinggal

Akan menjadi saksi maaf dariku

Dan izinkan aku untuk melukis pelangi

Pelangi yang tak menghilang tanpa hujan dan mentari

Jua sisa kesabaran yang kau miliki

Akan mengajariku untuk memahami



Dirimulah bintang kala ku menutup mata

Bintang yang terabaikan oleh lengahku

Kini telah redup bintang yang ku miliki

Dan ingin ku raih bintang yang lain



Kecewakah dirimu akan ini

Dan mencoba mengalahkan perasaan

Mengertilah dirimu, wahai yang mencintaiku

Berharaplah dirimu ku kan mengerti

Melengkapi yang kau rasakan

Agar tak tersia - sia jarum berputar



Maaf untuk semua keraguanku

Karena kini sedang ku tapaki liku jalan

Untuk temukan bintang bersinar yang tulus

Yang akan selalu menyinariku dalam gulita rasa



Telah mengering kata yang terucap

Telah cukup tersurat apa yang tersirat

Membuka mata untuk melihat nyata

Membuka akal untuk merenung

Membuka hati untuk memahami.



(Judul puisi ini sama persis dengan salah satu lagu jamrud, ya karena aku adalah seorang Jamers. Namun, konteks.nya berbeda karena di sini tentang orang yang baru menyadari jika ada yang sangat mencintainya. Juga puisi ini khusus untuk temanku dari purwodadi)

Puisi "Aku Harus Melangkah"

"Aku harus melangkah"



Bukan tentang kata yang terbuang
Bukan waktu yang telah pergi
Jua tentang cerita kecil dan usang
Melainkan mimpi kini menusuk hati
Melainkan rasa berselimut sepi

Memandang dikau dalam bayang malam
Hujan bernyanyi, pikiranku menari
Mulutku Biarlah terkunci
Karena hatiku berbicara di ladang permata

Waktu telah berlalu perlahan
Bahagia, indah melainkan jua kecewa
Kala hatiku berharap untuk selamanya
Menyayangimu dengan hati terluka

Sang mata rembulan telah pergi
Di awan-awan putih nan tipis
Kini mataku telah terpejam

Tanganku tak akan mampu menahan jarum waktu
Mataku tak akan kuasa memandang bayangmu lagi
Hatiku hanya satu, antara cinta dan benci

Daku tak akan jera mencintaimu
Ku relakan pula sebagian hatiku terdampar
Untuk menyayangimu, biarkan kian terluka
Karena keindahan telah...
Membutakan mataku untuk berpaling

Namun, kakiku harus beranjak
Rumput hijau telah gugur
Air embun bagai sinar mentari
Sedang hidupku tak akan berhenti

Daku akan memutar kapal ini
Kapal kecil tiada awak dan penumpang
Berlayar menuju langit asmara
Menjemput anak manusia separuh bidadari
Dari satu tatap mata hingga menutup mata


(Ketika seseorang harus melupakan dan mencari pengganti, karena hidup terus lah berjalan)

Puisi "Aku Tak Tahu"

"Aku Tak Tahu"



Aku tak tahu, apa kata "putus" dalam cinta
Aku tak tahu, apa kata "jadian" dalam cinta
Aku tak tahu, apa kata "backstreet" dalam cinta

Yang ku tahu, hanyalah rasa
Rasa bahagia, semu nan maya
Tak ada nyata di dalamnya
Penuh imajinasi dan khayalan

Yang ku tahu, hanyalah luka
Luka perih nan menawan
Luka indah nan menyakitkan
Terukir dalam bingkaian
Di lubuk hati terdalam

Aku tak akan memaksamu
Untuk membalas perasaanku
Perasaan itu tak dapat dipaksakan
Karena anugerah terindah dari Tuhan

Puisi "Batas Penantian"

"Batas Penantian"



Pikiranku telah jenuh menghadapi Ketidakpastian
Tangan ini telah lelah menorehkan tinta
Tertera di kertas, mengukir kata-kata
Kaki ini tak sanggup lagi berdiri
Berdiri di puncak kesabaran

Puncak yang bertahun-tahun membuatku bertahan
Kini ia telah tiada
Hancur di terjang badai luka
Binasa terhantam ombak ketidakpedulian

Naluri sebagai insan biasa telah memanggilku
Batas penantian
Batas kesabaran
Rapuhnya raga ini
Kini mencuat ke permukaan

Oh, my god. help me, please..
I don't know, what can I do..

Aku memang lemah...
Tapi, mngapa aku lemah hanya karena cinta
Sesuatu yang seharusnya menjadi anugerah
Anugerah terindah dalam hidup

Dengan sisa asa yang masih bersemayam
Sisa tenaga yang telah lemah
Sisa raga yang telah rapuh
Sisa cinta yang nyaris sirna
Ingin ku cari sesosok manusia
Yang mencintaiku tulus apa adanya

Tak ingin lagi trluka
Tak ingin lagi merana
Tak ingin lagi terbekap mimpi
Sesuatu yang menghancurkan hidupku.

Puisi "Cinta dan Benci"

"Cinta Dan Benci"



Nang nang yang telah terkenang
Rasa yang bertabur tanpa sang bintang
Di malam terbaring di atas pedang
Risau nian, murka kian nyata
Air mata kebencianku lah yang terasa
Membakar titik demi titik darah

Pergilah dirimu tak ibarat mentari
Berkelana mengitari namun kembali
"pergi", tak ada yang lain daripada itu
Dengarkah dirimu akan ucapku
Sekeras batu tak sekeras hati

Terjinak di ruang seluas pikirmu
Liar terhujam oleh sinarmu
Rasa itu masih lah bergejolak hebat
Ku harap kau akan besertaku
Bersama angin riang yang membelai
Tetaplah tatap mataku selembut senyummu

Sebagian dari jiwa yang termenung
Dan kematian yang terdamba kian dekat
Menjemputku dalam mimpi yang akan berakhir
Dirimulah kematianku
Akhir yang indah di dalam kisah

Sebagian darinya teramat murka
Dan kehidupan yang seolah kekal akan nyata dimata
Tak terbayang kau akan kembali
Dan perlahan kau goreskan tinta darah dalam hidupku
Yang kau berikan padaku di malam itu
Tak terhapus oleh benciku akan seribu maafmu

Ku tatap bintang kecil di dinding hatiku
Sekali tertawa sekali jua membara
Dan jiwaku seakan menjumpai jeruji
Yang kan runtuh kala ku hidup kembali

Puisi "Cintailah Aku Apa Adanya"

"Cintailah Aku Apa Adanya"



Mulutku bungkam seribu bahasa
Kelu lidah terhentilah kata
Jemari kecil melarutkan tinta
Di lembaran putih oleh pena

Aku hanya lelaki biasa
Yang tak bermandikan harta
Yang ku miliki hanya rasa
Indah untukmu seutuhnya

Mungkin, kau inginkan permata
Tapi, tak bisa aku memberinya
Tatkala kau impikan kalung mutiara
Yang kau terima hanya air mata

Terkadang ku buat kau kecewa
Jua sisakan untukmu sesak di dada
Cintailah aku dengan sepenuhnya
Maafkan pula dengan linangan cinta

Puisi "Derita"

"Derita"



Kala malam datang
Hingga pagi menjelang
Teringat dirimu yang terbang
Menatapmu dari dasar jurang
Hanya membuatku meradang

Ku tuliskan dalam sepucuk layang
Tapi, kepadamu ia menghilang
Tak bisa aku tertawa riang
Kala ku ingat cerita usang

Ku tanamkan sebuah pohon pisang
Tapi ia berbuah kacang
Sungguh kacau bukan kepalang
Melihat dirimu berlari dengan girang

Sadar ku waktu bagaikan pedang
Ku biarkan kau menembus padang ilalang

Puisi "Hiburan Kecil"

"Hiburan Kecil"



Entah kau manusia atau bukan
Dirimu menatapku tajam
Yang kau genggam juga tak terlepas

Kukumu setajam pandanganmu
Untuk kau apakan yang kau miliki
Riang kau bersama keluargamu
Nestapa tak pernah hadir bukan

Inginlah aku dengan apa yang kau genggam kini
Akankah kau beri padaku
Walau pelit kau bukan main
Ah, lupakan yang ku minta
Nikmati aja pisang itu .... Monyet





(inspirasi dari nama teman. "Edy Kurniawan" . Yang merasa memiliki nama ini, tak boleh tersinggung ya? . Hehe, peace bro )

Puisi "Ingin kau tahu"

"Ingin Kau Tahu"



Jejak kaki dalam gulita malam
Tapaki jalan dalam gelap sunyi
Tiada cahaya untuk celah kecil
Meski langkah terseret lemah

Terbata mataku mengeja kata
Terpana mulut memandang senyummu
Kilau intan dalam indah nan sepi
Bintang tertawa rembulan menangis

Perasaan kini bergulat hebat
Waktu akan tiada henti berlari
Takkah kau rasakan merpati
Mencengkeram ia akan perasaan
Yang tiada pernah di beri selain hanya untukmu
Tak untuk yang lain

Kehangatan yang mengering di malam
Melumuri ujung daun yang tergenggam
Kala mata merasa duka
Menanti kau sadari perasaan ini



(Judul lain "Diam" )

Puisi "Jangan Hancurkan Hidupmu"

"Jangan Hancurkan Hidupmu (krn aku) "



Ku tahu, kau bukan serigala
Bersandiwara dan mengatur irama
Ku tahu, kau bisa setia
Akan hal indah bernama cinta

Bukan ku junjung ego
Bukan pula ingin hancurkan hidupmu
Pun asa terindah
Kau jaga dalam lengah dan waspada

Ku ingin kita bersua
Kala senja di gubuk tua
Ini akan menjadi perdana
Dan tak akan ada lagi jumpa

Sebening embun secerah masa depan
Setajam pedang setara pandangan
Menahan tornado samudera bagai kemampuan
Itulah dirimu, itulah tentangmu

Janganlah kau korbankan talenta
Hanya untuk diriku yang selalu acuhkan mu
Dan tak akan ada lagi kata
Dari diriku untuk dirimu

Puisi "Kagum"

 "Kagum"



Sampaikan salamku untuknya, ahai kawan
Aku terbius akan pesona
Imut wajahnya tak pernah terhempas
Dari mimpi yang menggenggam manja

Alangkah indah senyum yang tulus
Terpana mata tak mampu berdetak
Ujung khayalku jua ujung pandang
Lepaskan sakit yang menyandera hati

Antarlah aku ke kerajaan rasa
Nyawa terbungkam, ku lihat paras nan manis
Isi hati akan nyata bicara
Semua kata ini tentang dirinya
Adakah waktu yang terbaik untuk menatap
Hati bertanya jiwa menunggu.


(inspirasi dari nama "Saidatul Anisah" )

Biografi Singkat Kahlil Gibran

"Biografi singkat Kahlil Gibran"

Kahlil Gibran lahir pada tanggal 6 January 1883, di daerah pegunungan di Lebanon Utara. Ibunya, Kamila Rahmeh berusia 30 tahun ketika melahirkannya. Gibran lahir dari suami ibunya yang ke tiga - yang jarang mempedulikan nasib keluarganya. Gibran memiliki 1 kakak tiri bernama Peter, dan dua adik perempuan bernama Mariana dan Sultana.

Gibran tumbuh sebagai anak yang pendiam dan perenung. Semenjak kecil, Gibran sangat suka mengamati air terjun bertingkat, tebing-tebing, dan pohon - pohon Cedar. Kelak, simbol - simbol alam ini akan menjadi sumber inspirasi bagi lukisan dan tulisan-tulisannya.

Gibran memang berasal dari keluarga kampung biasa, sehingga Gibran tidak bisa menerima pendidikan formal seperti layaknya keluarga bangsawan. Pendidikan yang ia dapatkan berasal dari seorang pastor yang secara rutin mengunjungi desanya. Untuk membuka wawasan Gibran, sang pastor mengajari dia membaca dan dan menulis, yang perlahan - lahan membuka pemikirannya akan sejarah, ilmu pengetahuan, dan bahasa.

Pada usia delapan tahun, Ibu Gibran memutuskan untuk berimigrasi ke Amerika untuk mencari kehidupan yang lebih baik - mengikuti sang paman yang sudah terlebih dulu pindah ke sana. Gibran dan keluarganya berangkat berlayar menuju New York, Amerika pada tanggal 25 Juni 1895. Sedangkan ayahnya tetap tinggal di Lebanon.

Pada usia sepuluh tahun, Gibran pernah jatuh dari tebing. Untuk mengobati tulang bahunya yang retak, keluarganya membuatkan semacam salib untuk diikatkan dibahunya (sebagai penopang) selama 40 hari lamanya. Kelak, Hal ini jugalah yang berperan penting dalam karya-karya sastranya.

Gibran mulai masuk sekolah pada tanggal 30 September 1895 - 2 bulan sesudah ia sampai di Amerika. Saat sekolah, Gibran sangat antusias dengan sketsa dan lukisan seorang gurunya - sebuah hobi yang sudah ia sukai semenjak masa kecilnya di Lebanon.

Dengan inspirasi seninya yang luar biasa dan lewat lukisan-lukisannya yang artistik, Gibran mendapatkan perhatian dari guru - gurunya di sekolah. Mereka lalu menghubungi Fred Holland Day, seorang seniman dan pencari bakat waktu itu. Melalui Fred Hollan Day inilah yang akhirnya membuka jalan bagi Gibran menuju cita - citanya : filosofis, Novelis,
Sastrawan, dan Pujangga.

Karya - karya gibran sangat mempengaruhi kebudayaan modern Amerika hingga tahun 1960-an, pada tahun 1904 Gibran memulai exhibition-nya yang pertama di Boston. Pada tahun 1908 hingga 1910 dia belajar seni pada August Rodin di Paris. Tahun 1912 dia pindah ke New York, tempat dimana dia mengabdikan diri pada karya tulis dan lukisan.

Karya-karya awal Gibran kebanyakan ditulis dalam bahasa Arab, dan baru tahun 1918 dia mulai menulis karya - karyanya dalam bahasa Inggris. Pada tahun 1920 ia mendirikan sebuah kelompok bagi penulis - penulis Arab : Mahgar (al-Mahgar). Gibran meninggal di New York pada tanggal 10 April 1931.

Banyak sekali karya - karya fenomenal Sang Legenda dari Lebanon ini. Yang sangat populer adalah "The Prophet"

Puisi "Kau Telah Pergi"

"Kau Telah Pergi"



Cerita Kecil yang telah terukir di sini
Indah tak tertahan laju roda
Namun, hanya aku yang merasa
Dirimu tetap berlalu oleh anganmu
Yang ku bisa, terbaring menatap bayangmu

Armada haluan bijak menyambut
Rianglah mereka akan kedatanganmu
Matamu berbinar jua karena bahagia
Entah, apa yang terjadi denganku kini
Nestapa seolah tiada henti
Inginkan sesuatu yang belum pernah sekalipun datang padaku
Akhir dari semua inilah yang ku tunggu




(inspirasi dari nama "Cindy Armenia")

Puisi "Kekacauan Hati"

"Kekacauan Hati"



Terbiasa ku temui dingin malam
Tak tertawa dalam kabut liar
Merenung dalam letih tak berujung
Berpikir dalam indah tak jua datang

Tak pernah olehmu tahu
Mataku rindu dan selalu rindu
Melainkan hati ini tak pernah mampu
Tak kuasa untuk memaksa
Hingga sirna sebagian waktu
Melayang pula kesempatan permata untuk memandangmu

Mata dan hati yang berbeda
Bergejolak dalam ombak perasaan
Derita batin dan perang yang berkecamuk
Menghempaskan semua bayangan-bayangan berlian

Manakala kini hati yang hening bersuara
Ingin menatap dan memandang sang rupawan
Melainkan tak pernah tahu
Siapakah gerangan bidadari yang terpilih

Demi mata yang tertutup mata
Demi kaki yang tiada kuasa berlari
Demi jiwa yang lemah dan menyerah
Semua mimpi seakan hampa
Bagai melewati ruang tiada udara

Tak, tak cukup berguna untuk kini
Jauh menghilang, dekat melayang
Tak ada rotan, tak ada akar
Tetap tenggelam




(Merindukn seseorang yang tak pernah mencintainya. namun ketika ingn mencari cinta yang lain, tak tahu ke mana harus melabuhkan hati yang terluka)

Puisi "Khayalan Sang Perindu"

"Khayalan Sang Perindu"



Terbaring ku di atas pelangi
Namun, hanya merah yang menemaniku
Semerah darah mengalir
Kala tertatih ku dalam langkah
Bersandar di dahan rimbun
Gugurlah dedaunan bersama gugur harapan

Lelah dengan kerinduan dalam hati
Mencoba untuk menahan sekuat benteng besi
Jua tersenyum tegar menjalani
Akan ku tunggu waktu yang terbaik
Berjumpa dengan kau lagi di perbatasan lelahku

Sorak sorai akan hiasi kala itu
Sedikit keheningan untuk lepasnya rindu
Kau tak harus ku miliki
Jua tak harus ku memaksa
Cukuplah rindu yang menaburi hati
Dan menyelimuti dalam gelisahku
Kan menjadi milikku tatkala sendiri
Hingga kau pinang lelaki dambamu

Tahulah kau kini tentang rasa
Yang meronta tak peduli siapa
Akankah kau kan mengerti
Dalam malam yang kering oleh mimpi
Dalam malam yang sunyi karena rindu
Akankah sang ratu telah menutup mata

Senandung kecil dengan mimik tak reka
Akan kau lihat hingga tak lagi tertatap olehmu
Angin yang membelai bersiul, berurai air mata
Meski senandung itu telah berakhir
Kau tunggukah drama itu
Dengan diam di mulut, takkan pernah diam hatimu bukan

Oh, indahnya rinduku dengan bungkammu
Itulah kau yang tak pernah berubah
Kan kian menawan dengan tanpa wajahmu

Ah, sungguhkah bicaraku ini
Ataukah ungkapan dari frustasi memuncak
Tak sekali tak tetaplah...

Pikirmu, sulit bagiku untuk melihat
Karena ku biarkan dahan-dahan menyapamu
Bersama jua kawan-kawanmu kini

Dan mungkin tak akan pernah ku runtuhkan berlin
Untuk sekedar berkedip, memandang indah matamu
Jua menanti di yang akan kau lalui
Karena ku ingin menahan rindu indah ini
Sampai kala itu datang menjemput
Dan membawa pada jumpa impianku

Tinggikah khayal di senja merah
Secerah wajahmu dalam himpunan
Riuh angin berdendang
Dan menyelami isi hati

Empat Hal Darurat di Indonesia Ini Bisa Diselamatkan Ormas BKMT

Indonesia disebut sedang hadapi empat hal darurat. Keempat hal tersebut ialah darurat moral, darurat narkoba, darurat korupsi, dan darurat LGBT.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR HIDAYAT NUR WAHID saat menghadiri Tasyakur Akbar Milad 35 Tahun Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Geloran Bung Karno Senayan Jakarta, Sabtu (12/3/2016).







Dalam acara syukuran 35 tahun berdirinya ormas Islam yang anggotanya tersebar di seluruh Indonesia ini, Hidayat mengatakan Majelis Taklim seperti ini mampu menjadi garda terdepan untuk menyelamatkan bangsa dari hal-hal darurat tersebut.

Dalam mengatasi darurat moral, anggota BKMT yang menyebar di seluruh Indonesia sampai kampung-kampung dan masjid-masjidnya akan membantu menjaga moral bangsa.

Para perempuan yang tergabung dalam organisasi ini pun punya peran besar mengatasi darurat narkoba, korupsi, dan LGBT dengan menggunakan kemampuan berkomunikasinya sebagai istri dan ibu.

"Para ibu ini menyampaikan ke suami dan anak-anaknya untuk jangan pernah korupsi, dan jangan ada narkoba di rumah kita. BKMT akan menjadi efektif untuk menjaga agar anak-anak tidak menyimpang jadi LGBT atau lainnya," tutur Hidayat.

Sehingga, menurut Hidayat, sangat baik apabila pemerintah dan aparat mengajak BKMT menjadi organisasi yang mampu menjaga masyarakat dari kedaruratan.

BKMT tentunya punya potensi besar menjadi organisasi yang menyelamatkan bangsa, oleh karena prestasinya, yakni mampu berdiri secara konsisten selama 35 tahun.

"Mari bangkit, jangan seolah-olah kita kalah dari yang darurat-darurat itu. Oleh karena itu sangat baik apabila pemerintah bisa mengajak bekerja sama, bukan malah mencurigai ormas-ormas yang baik seperti BKMT," tegas Hidayat.


SOURCE : KOMPAS.COM

Cegah Narkoba, Indonesia Bangun 3 Pos Pemeriksaan di Pintu Perbatasan Timor Leste

Masuknya narkoba dari luar negeri melalui pintu perbatasan Indonesia dan Timor Leste membuat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membangun checkpoint interdetection.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia NTT, Rochadi Iman Santoso kepada sejumlah wartawan di Kupang, Selasa (5/4/2016), mengatakan, pembangunan sistem pemeriksaan berlapis tersebut agar pengawasan terhadap lalu lintas orang dan barang bisa dilakukan secara komprehensif.

"Checkpoint interdection ini sudah kita terapkan di perbatasan Timor Leste dan Indonesia bersama-sama dengan Dirjen Bea dan Cukai," jelasnya.

Untuk wilayah NTT yang berbatasan darat langsung dengan Negara Timor Leste, lanjut Santoso, baru tiga checkpoint atau pos pemeriksaan yang akan dibuat dengan konsep standar internasional, yakni di wilayah Mootaain Kabupaten Belu, Motamasin Kabupaten Malaka dan Wini Kabupaten Timor Tengah Utara. Pembuatan sistem itu berdasarkan Inpres Nomor 6 tahun 2015.

Menurut Santoso, dengan adanya standar internasional terkait pemeriksaan orang dan barang ini, diharapkan dapat lebih baik lagi dapat mengawasi peredaran narkoba di wilayah perbatasan.

"Namun kendala geografis di wilayah NTT yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia menjadi tantangan bagi kita karena mereka yang mengedarkan narkoba masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur yang tidak resmi," jelasnya.

Meski terdapat sejumlah kendala, tetapi pihaknya sudah menunjukkan kinerja baik dengan ditangkapnya beberapa orang bandar dan kurir narkoba di perbatasan.


source : kompas.com

Lubang Misterius Tiba-tiba Muncul dan Hisap 25 Ton Ikan di Tambak

Bencana alam seperti longsor, banjir, gempa bumi, dan sebagainya banyak memberikan dampak yang luas bagi pekerja-pekerja seperti petani dan peternak hewan. Kehilangan lahan ataupun hewan peliharaan itu menjadi salah satu hal yang menyedihkan bagi mereka.

Seperti yang dilansir The Sun, malang betul nasib salah satu peternak ikan asal Guanxi, Tiongkok, ini yang bernama Yang. Bagaimana tidak, di awal pekan akhir Maret kemarin ia mengalami hal yang tidak masuk akal lantaran menemukan sebuah lubang misterius yang berukuran raksasa dan muncul di tengah tambak ikan miliknya.








Dengan lubang berbentuk oval yang berukuran diameter sekitar 4-5 meter ini dan kedalaman yang  tidak dapat diukur membuat tambak ikannya kering dalam waktu semalam saja. Alhasil, ikan-ikan yang dipelihara selama ini hilang dengan jumlah banyak hingga mencapai 25 ton. Bingung dengan apa yang terjadi, sang peternak ikan hanya  bisa terdiam melihat lubang tambak yang timbul secara tiba-tiba.

“Aku pertama kali tahu ketinggian air turun pada pukul 04.00 pagi saat aku memeriksa tambak. Dan dalam waktu beberapa jam, tambak itu berubah seperti lapangan karena mengering. Airnya tersedot lubang. Pada pukul 09.00 pagi, hampir semua air dan ikan-ikanku hilang tersedot sinkhole,” kata Yang.

Meskipun belum dipastikan penyebabnya, para penggemar teori konspirasi sudah menerka-nerka apa yang sedang terjadi. Mereka menerka lubang itu karena ulah alien yang muncul dari dalam Bumi.

Scott Waring, penulis situs UFO Sightings Daily, menduga lubang itu muncul karena keluar atau masuknya UFO. “Jika ini sebuah sinkhole, mengapa ini memiliki kemiringan sisi 90 derajat,” tulis dia.

Namun, Yang dan warga setempat menepis adanya ulah alien. Warga justru menyalahkan perusahaan tambang batu di dekat tambak ikan tersebut. Kejadian yang terjadi di Guanxi ini ternyata bukan yang pertama kali. Bulan lalu di sebuah jalan raya di Tiongkok juga terjadi kemunculan lubang raksasa ini yang menelan bus raya, mobil, serta rumah-rumah penduduk.

Julia perez tampil plontos???

Demi merasakan penderitaan anak-anak penderita kanker, beberapa waktu lalu JULIA PEREZ merelakan rambut panjangnya dipotong pendek. Alhasil rambutnya pun hanya bersisa 2-3 sentimeter saja.

Dukungan Julia Perez kepada para penderita kanker tidak hanya sampai di situ. Akhirnya, Jupe—sapaan Julia Perez— pun menggunduli habis rambut yang tersisa di kepalanya.







Aksi tersebut ia lakukan untuk membuat para penderita kanker tidak minder usai menjalani terapi yang menyebabkan rambut mereka rontok. "Saya mau men-support kalau botak mereka masih bisa tetep cantik," kata JULIA PEREZ.

Itulah sebabnya beberapa waktu belakangan ini, Julia Perez tampak selalu mengenakan rambut palsu atau wig. Alhasil Jupe pun bisa menciptakan banyak citra dengan wig yang berbeda-beda.


Seperti terlihat dalam foto yang diunggah JULIA PEREZ pada Senin (4/4/2016). Pelantun "Belah Duren" itu mengenakan wig panjang berwarna putih yang langsung mendapat pujian dari netizen. Mereka menilai Julia Perez bak boneka Barbie.

Seperti kata @nokati95, "Barbie indonesia hehehe, love U mamita".

Atau "Selalu cantik ya kak jupe kayak barbie bgt," puji @ika.andriana.1.


"Walaupun di botakin tetap cantik kk kak jupe," ujar @ameliya58.
"Kak jupe semjak rambut nya di plontosin. Dn mke berbgai wig. Jadi keliatan fresh banget kak. @juliaperrezz tetep cantik malah makin cantik," sahut @renii_rey925.


SOURCE : LIPUTAN6.COM

Beredar, Foto Raffi Ahmad Genit dengan Ayu Ting Ting

RAFFI AHMAD kembali jadi cibiran haters di dunia maya. Foto dirinya tengah bersama AYU TING TING jadi sorotan di dunia maya. Penyebabnya, karena dalam foto yang beredar itu, seorang laki-laki yang dianggap Raffi Ahmad dianggap bersikap genit dengan perempuan yang mirip Ayu Ting Ting.

Mereka tertangkap kamera sedang asyik mengobrol dan duduk bersebelahan. Tapi, sembari ngobrol, laki-laki tersebut sempat memegang lengan dan paha janda satu anak itu. Memang di foto itu pria berjas hitam yang diduga Raffi Ahmad itu membelakangi kamera.







Saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (5/4/2016), Raffi Ahmad yang diperlihatkan jepretan foto itu hanya tertawa santai. Dia mengakui itu foto dirinya dan Ayu Ting Ting. Tapi, ia merasa, tak ada maksud apa-apa saat menyentuh tangan Ayu Ting Ting. "Itu mah enggak ada apa-apa, hahaha," kata Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad menganggap apa yang diperbincangkan para haters di social media mengenai foto tersebut adalah hal yang wajar. Ia juga merasa tak melakukan hal-hal yang tak sopan kepada mantan pacar Shaheer Sheikh itu. "Itu haters ada-ada saja," ujar Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad memastikan beredarnya foto 'genit' dengan Ayu Ting Ting tak sampai merusak hubungannya dengan Nagita Slavina. Menurut Raffi, rumah tangganya masih aman dan jauh dari pertengkaran.
"Gue sih sudah biasa (dicibir) haters. (Rumah tangga) enggak ada apa-apa, itu ada-ada aja fotonya," tandas Raffi Ahmad.


source : liputan6.com

Irma Bule Tewas Dipatuk Ular, Dewi Sanca Di-bully???

Pedangdut asal Karawang IRMA BULE tewas dipatuk ular saat manggung, akhir pekan lalu. Beritanya pun menjadi heboh di kalangan dunia maya. Sebagian di antara mereka pun menyalahkan pedangdut Dewi Sanca yang memang suka manggung dengan ditemani ular.

 "Aku nggak kenal sama IRMA. Mungkin dia jadi penyanyi yang mengikuti aku nyanyi bareng ular. Makanya, pas dia diberitakan meninggal, aku jadi kena getahnya, di-bully di Facebook," ujar Dewi Sanca saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (5/4/2016).







Beberapa teman di Facebooknya mengatakan penyanyi dangdut yang mengikutsertakan ular saat manggung dianggap hanya mencari sensasi.

 "Aku dibilang bukan penyanyi, tapi pawang. Suara nggak berkualitas, makanya nyanyinya pakai ular. Terus ada yang bilang, meninggalnya Irma karena azab seorang penyanyi ular. Aku terus terang saja tersinggung," ujar Dewi Sanca dengan nada tinggi.

Namun sebagai seorang penyanyi, Dewi Sanca tak mau emosi menanggapi hujatan di Facebook. Dirinya hanya mengatakan sebaiknya orang yang mendapat musibah didoakan.
"Harusnya didoakan dong ya. Ini malah menghujat. Yang pasti dengan kejadian yang dialami oleh Irma ini harus ada pembelajaran. Kalau mau nyanyi, pelajari dulu trik-triknya," kata Dewi Sanca.


Lalu adakah antisipasi yang dilakukan DEWI SANCA saat akan manggung bersama ular dengan adanya kejadian ini?

"Mesti pakai perhitungan. Ular king kobra itu ngeliatnya nggak jelas, dia kan pakai hawa panas. Jadi benar-benar nggak main-main," pungkasnya.


source : liputan6.com