"Biografi singkat Kahlil Gibran"
Kahlil
Gibran lahir pada tanggal 6 January 1883, di daerah pegunungan di
Lebanon Utara. Ibunya, Kamila Rahmeh berusia 30 tahun ketika
melahirkannya. Gibran lahir dari suami ibunya yang ke tiga - yang jarang
mempedulikan nasib keluarganya. Gibran memiliki 1 kakak tiri bernama
Peter, dan dua adik perempuan bernama Mariana dan Sultana.
Gibran
tumbuh sebagai anak yang pendiam dan perenung. Semenjak kecil, Gibran
sangat suka mengamati air terjun bertingkat, tebing-tebing, dan pohon -
pohon Cedar. Kelak, simbol - simbol alam ini akan menjadi sumber
inspirasi bagi lukisan dan tulisan-tulisannya.
Gibran
memang berasal dari keluarga kampung biasa, sehingga Gibran tidak bisa
menerima pendidikan formal seperti layaknya keluarga bangsawan.
Pendidikan yang ia dapatkan berasal dari seorang pastor yang secara
rutin mengunjungi desanya. Untuk membuka wawasan Gibran, sang pastor
mengajari dia membaca dan dan menulis, yang perlahan - lahan membuka
pemikirannya akan sejarah, ilmu pengetahuan, dan bahasa.
Pada
usia delapan tahun, Ibu Gibran memutuskan untuk berimigrasi ke Amerika
untuk mencari kehidupan yang lebih baik - mengikuti sang paman yang
sudah terlebih dulu pindah ke sana. Gibran dan keluarganya berangkat
berlayar menuju New York, Amerika pada tanggal 25 Juni 1895. Sedangkan
ayahnya tetap tinggal di Lebanon.
Pada
usia sepuluh tahun, Gibran pernah jatuh dari tebing. Untuk mengobati
tulang bahunya yang retak, keluarganya membuatkan semacam salib untuk
diikatkan dibahunya (sebagai penopang) selama 40 hari lamanya. Kelak,
Hal ini jugalah yang berperan penting dalam karya-karya sastranya.
Gibran
mulai masuk sekolah pada tanggal 30 September 1895 - 2 bulan sesudah ia
sampai di Amerika. Saat sekolah, Gibran sangat antusias dengan sketsa
dan lukisan seorang gurunya - sebuah hobi yang sudah ia sukai semenjak
masa kecilnya di Lebanon.
Dengan
inspirasi seninya yang luar biasa dan lewat lukisan-lukisannya yang
artistik, Gibran mendapatkan perhatian dari guru - gurunya di sekolah.
Mereka lalu menghubungi Fred Holland Day, seorang seniman dan pencari
bakat waktu itu. Melalui Fred Hollan Day inilah yang akhirnya membuka
jalan bagi Gibran menuju cita - citanya : filosofis, Novelis,
Sastrawan, dan Pujangga.
Karya
- karya gibran sangat mempengaruhi kebudayaan modern Amerika hingga
tahun 1960-an, pada tahun 1904 Gibran memulai exhibition-nya yang
pertama di Boston. Pada tahun 1908 hingga 1910 dia belajar seni pada
August Rodin di Paris. Tahun 1912 dia pindah ke New York, tempat dimana
dia mengabdikan diri pada karya tulis dan lukisan.
Karya-karya
awal Gibran kebanyakan ditulis dalam bahasa Arab, dan baru tahun 1918
dia mulai menulis karya - karyanya dalam bahasa Inggris. Pada tahun 1920
ia mendirikan sebuah kelompok bagi penulis - penulis Arab : Mahgar
(al-Mahgar). Gibran meninggal di New York pada tanggal 10 April 1931.
Banyak sekali karya - karya fenomenal Sang Legenda dari Lebanon ini. Yang sangat populer adalah "The Prophet"
No comments:
Post a Comment