"Derita"
Kala malam datang
Hingga pagi menjelang
Teringat dirimu yang terbang
Menatapmu dari dasar jurang
Hanya membuatku meradang
Ku tuliskan dalam sepucuk layang
Tapi, kepadamu ia menghilang
Tak bisa aku tertawa riang
Kala ku ingat cerita usang
Ku tanamkan sebuah pohon pisang
Tapi ia berbuah kacang
Sungguh kacau bukan kepalang
Melihat dirimu berlari dengan girang
Sadar ku waktu bagaikan pedang
Ku biarkan kau menembus padang ilalang
No comments:
Post a Comment